NEW YORK, Bharata Online - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres, menggunakan kesempatan Tahun Baru Imlek untuk menyerukan pembaruan persatuan, kerja sama, dan tekad global, saat dunia menghadapi konflik yang meningkat, ketidaksetaraan, dan krisis iklim yang memburuk.
Dalam pesannya yang menandai awal Tahun Kuda, Guterres juga menyampaikan apresiasi kepada Tiongkok dan rakyat Tiongkok, serta mengapresiasi peran mereka dalam mendukung multilateralisme dan solidaritas global.
Pernyataannya mencerminkan penekanan PBB yang lebih luas pada kerja sama antar Negara, pada saat lembaga-lembaga internasional menghadapi tekanan yang semakin besar.
Guterres juga menyoroti makna simbolis Kuda, menggambarkannya sebagai representasi energi, kesuksesan, dan keberanian untuk maju. Ia mengatakan kualitas-kualitas ini sangat dibutuhkan pada saat ketegangan internasional semakin tinggi, dan solusi multilateral berada di bawah tekanan yang semakin besar.
Sekretaris Jenderal menekankan bahwa Tahun Baru Imlek, yang secara tradisional dikaitkan dengan pembaharuan dan awal yang baru, menawarkan kesempatan bagi komunitas internasional, untuk kembali berkomitmen pada tujuan bersama. Guterres menekankan bahwa tindakan kolektif tetap penting untuk membangun masa depan yang lebih aman, inklusif, dan berkelanjutan bagi semua.
Dia menegaskan kembali prinsip-prinsip inti PBB, menyerukan upaya berkelanjutan untuk memajukan perdamaian, menjunjung tinggi martabat manusia, dan mempercepat pembangunan berkelanjutan. Sekjen PBB menggaris bawahi, bahwa nilai-nilai ini tetap menjadi pusat dalam mengatasi tantangan global yang saling terkait saat ini. (CGTN)