MAMUJU, Radio Bharata Online -  Sebanyak 13 rumah warga di wilayah Desa Tampalang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), porak-poranda akibat gelombang pasang air laut. Belasan rumah tersebut  hancur dengan kondisi rusak berat.

Warga yang rumahnya dirusak gelombang pasang umumnya berprofesi sebagai nelayan, di pesisir Desa Tampalang. Saat gelombang pasang itu, warga berlarian ke jalan raya meninggalkan rumah.

Selain itu, tanggul penahan ombak yang terdapat di belakang pemukiman warga juga tampak rusak, dan tidak mampu melindungi pemukiman warga. Akibatnya rumah warga rusak berat, dan membuat warga harus melakukan pengungsian ke rumah keluarganya. Warga berharap bantuan pemerintah karena saat ini sudah kehilangan tempat tinggal dan barang berharga, yang dibawa gelombang air laut pasang,

Lebih lanjut, Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik  meminta agar warga sejumlah daerah di Sulbar dapat mewaspadai banjir dan longsor yang bisa terjadi pada saat cuaca ekstrim ini.
Pemerintah akan berupaya membantu masyarakat dalam kesulitan menghadapi bencana dan meminta agar badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Sulbar bergerak membantu masyarakat yang tertimpa bencana.

(detik.com)