Beijing, Bharata Online - Tiongkok mendesak lembaga penegak hukum AS untuk menghentikan interogasi yang tidak beralasan terhadap personel dari perusahaan-perusahaan Tiongkok, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, dalam konferensi pers rutin di Beijing pada hari Senin (2/2).

Lin menanggapi pertanyaan media tentang interogasi dan penahanan yang tidak beralasan terhadap personel perusahaan Tiongkok saat memasuki Amerika Serikat.

"Baru-baru ini, otoritas penegak hukum AS telah lebih dari sekali menginterogasi dan menahan beberapa staf perusahaan Tiongkok untuk waktu yang lama sebelum memulangkan mereka tanpa alasan yang sah. Tindakan penegak hukum yang keras tersebut sangat melanggar hak dan kepentingan yang sah dan sesuai hukum dari warga negara Tiongkok dan meredam suasana kerja sama bisnis yang baik dan pertukaran antar masyarakat. Tiongkok menyesalkan dan dengan tegas menentang tindakan-tindakan ini," ujar Lin.

"Pihak AS harus menanggapi kekhawatiran Tiongkok dengan serius. Kami menyerukan kepada aparat penegak hukum AS untuk segera menghentikan tindakan yang salah, menghentikan interogasi yang tidak sah terhadap para pengusaha Tiongkok, bertindak sesuai dengan kesepahaman bersama yang penting yang telah dicapai antara kedua presiden, dan memastikan pertukaran persahabatan yang normal antara Tiongkok dan Amerika. Tiongkok akan terus mengambil langkah-langkah tegas untuk melindungi hak dan kepentingan yang sah dan sesuai hukum dari warga negara Tiongkok," tegasnya.