Kantor Penerangan Dewan Negara Tiongkok pada hari Kamis (12/8) mengemukakan buku putih “Dirampungkannya Pembangunan Masyarakat Sejahtera Moderat secara Menyeluruh: Halaman Cemerlang Perkembangan Usaha HAM Tiongkok. Buku putih menunjukkan bahwa usaha kebudayaan etnis minoritas berkembang makmur.

Di daerah etnis minoritas Tiongkok dimasyarakatkan bahasa lazim nasional, sementara dilindungi berdasarkan hukum kebebasan menggunakan dan mengembangkan Bahasa berbagai etnis minoritas sendiri dalam rangka mendorong persatuan nasional dan keharmonisan sosial.

Dalam total 42 warisan kebudayaan non benda yang berhasil dicantumkan UNESCO ke dalam daftar warisan kebudayaan non benda manusia, ada 15 program etnis minorits yang merupakan 37,5 persen.

Di daerah etnis minoritas telah dibentuk 11 daerah perlindungan kebudayaan tingkat nasional.

